12 Oktober 2024

By ERI PRATAMA, S. Akun, M.M

16 kali dilihat

Tingkatkan Pendidikan Olahraga, Wako Kunjungi Kota Yogyakarta

Yogyakarta - Perhatian Wali Kota Solok dalam melahirkan bibit-bibit atlit olahraga di Kota Solok tidaklah surut walau telah diakhir masa jabatannya. Didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Nurzal Gustim, Kepala Dinas Pendidikan Irsyad, Wali Kota Solok H. Zul Elfian Umar berkunjung ke Pemerintah Kota Solok dalam rangka berbagi atas keberhasilan Pemko Yogyakarta dalam mengembangkan pendidikan olahraga bagi para anak didiknya.

Wako yang diterima langsung oleh Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Sugeng Purwanto diruang Yudhistira Balai Kota Yogyakarta, Jumat (12/10), disambut Pj Wako bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Budi Santosa Asrori, Kepala Dinas PPAPKB Retnaningtyas, Kepala Bagian Umum dan Protokol serta Kabid Olahraga.

Dalam sambutannya Wako Zul Elfian Umar menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Solok sangat tertarik dengan keberhasilan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam melahirkan atlit-atlit mulai dari usia dini dengan melaksanakan Kelas Khusus Olahraga (KKO) yang saat ini telah mencakup 19 cabang olahraga. 

"Terima kasih atas kesediaan Pak Wali ditengah kesibukan yang luar biasa dalam peringatan HUT ke 268 Yogyakarta, masih berkesempatan menerima kami dari Kota Solok." ungkap Wako.

"Banyak hal yang perlu kami gali disini mulai dari penyelenggaraan pemerintahan diantaranya sudah berkali-kali Sakip bernilai A, pelayanan sudah berbasis on line dan yang menjadi konsen kami kali ini terkait pendidikan olahraga di Kota Yogyakarta" tambah Zul Elfian.

Pj. Wako Yogyakarta, Sugeng dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan kebahagiaannya dapat kunjungan dari Pemerintah Kota Solok dan menyampaikan terima kasihnya atas pilihan menjadikan Kota Yogyakarta untuk yang dikunjungi.

"Terimakasih atas kunjungan Pak Zul dan merupakan kebahagiaan dari kami dapat menerima kunjungan Pemerintah Kota Solok ke kota kami. Adapun terkait apa yang kami capai selama ini juga tidak terlepas dari usia    kota yang cukup tua yakni 268 tahun dan disamping itu ditambah kekhasan yang kita miliki. Sehingga itu menjadi modal dalam penyelenggaraan roda pemerintahan. Namun tentunya juga tidak terlepas dengan keseriusan kawan-kawan selama ini dalam melaksanakan program-program yang telah dirancang selama ini," ungkap Sugeng.

"Pembinaan prestasi selama ini tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab daerah. Peran aktif dan dukungan orang tua serta pihak berkepentingan juga menjadi kunci utama. Mungkin besok saat bapak berkunjung ke SMP 13 yang menjadi KKO dapat melihat keterbatasan yang dimiliki. Keterbatasan APBD dapat tertutupi dengan partisipasi orang tua" jelas Pj. Wako.

Lebih lanjut Kadisdikpora Budi menambahkan bahwa selama ini di Kota Yogya selain BOS reguler juga ada BOS KKO yang bersumber dari APBD yang pelaksanaannya sangat selektif dan independen. Sehingga hasil yang dicapai dapat sesuai target.

"Pelatih kita seleksi setiap tahunnya dan berlicensi. Jika tidak mencapai target kita dekradasi. Begitu juga anak, mulai ke VI telah dilakukan penjaringan minat bakat dengan membentuk tim independen. Sehingga tidak ada Pelatih atau atlit titipan" pungkas Budi.

Pertemuan ditutup dengan saling bertukar cender mata sesama pemerintah kota. 

Untuk lebih lengkap Wako beserta rombongan juga berkunjung langsung ke SMP 13, yang disambut langsung Plt Kepala Sekolah, Sujiyono dan Koordinator KKO Sugiyanto beserta jajaran KKO SMP 13.